NCC-HMFF 2007: Exotic Food!

HMFF a.k.a. kopdar tahunan NCC kemarin, ampun deh, meriah sekali!

Dibanding tahun lalu, ada tiga kemajuan. Pertama, tahun ini untuk pertama kalinya ada tarung gank NCC. Kedua, jumlah jenis makanan meningkat jadi 118 jenis. Ketiga, kali ini para hadirin tertib mengantri makanan! Haiyaaa, cakeeeeb….

Memang tepat kalo HMFF kali ini dijuluki Exotic Food Fiesta. Karena tanpa disengaja, banyak banget exotic food yang dibawa member! Berikut ini laporan mas Wisnu yang bikin editor ngeces lagi, hehehe… —ed

Laporan lainnya bisa dibaca di:

Foto-foto:

by: Wisnu Martono

HMFF, Home-made Food Fiesta, adalah salah satu acara off-line rutin tahunan yang diadakan oleh milis NCC. Maksud diadakannya acara ini (selain ajang kopdar “menengah”, kalau kopdar “kecil-kecilan” sih hampir tiap minggu) adalah untuk mengajak para member berani memamerkan hasil kreasinya, sekaligus memberikan apresiasi kepada member lain.

Kalau mau lihat kehebohan HMFF 2005, silahkan lihat foto yang terpampang di halaman depan website NCC di yahoogroups. Foto hasil jepretan wartawan Kompas itu menggambarkan situasi HMFF 2005. Saat itu, tidak kurang ada 80 jenis makanan yang dibawa para member NCC. Markas NCC yang sehari-hari terasa lega jadi penuh sesak. Suasananya sangat menarik, sekaligus (mungkin) membingungkan buat mereka yang baru gabung di milis. Antara suasana kopdar, suasana pesta, dan hiruk pikuk karena semua bersemangat mencicipi kreasi anggota lain.

Oleh karena itu, diputuskan HMFF selanjutnya musti dipindah ke gedung, agar dapat menampung member yang lebih banyak.

Seperti Vita, saya juga sempat melakukan browsing, mengincar makanan mana yang akan saya cicipi. Kriterianya bukan lagi soal enak atau tidaknya. Mana ada sih masakan member NCC yang tidak enak, he..he….Kriteria saya adalah makanan yang saya belum pernah mencicipi, atau dalam jangka waktu 5 tahun terakhir jarang saya makan. Hasilnya, ada 4 masakan. Curry Jantung Pisang a la Nadrah (selera kita sama, Vit), Odok-odok Jantung Pisang a la Restiani Tan, Garo Pepaya a la Emma dan Cumi Kawanua a la Wita Gustia.

Garo Pepaya mengingatkan saya pada Sayur Pahit Manado, atau Ternate. Cumi Kawanua, mmmmm………Melihat cabe rawit bertabur di antara cumi membuat saya membayangkan enaknya disantap dengan nasi putih hangat. Bersama Garo Pepaya, Cumi Kawanua adalah makanan yang mesti dihindari oleh mereka yang berniat diet. Susah menghentikan makan, kalau lauknya salah satu dari dua masakan ini. Believe me.

Sayangnya, saya tidak sempat menikmati satupun. Sibuk memotret, semuanya sudah habis ketika semuanya sudah kembali ke tempat duduk masing-masing, he..he…Ketika dimulai operasi “penyerbuan” ke deretan meja yang dipenuhi 110 jenis makanan kreasi para member, saya memilih makan Timpan bawaan Atiek Bandung. Wuenak. Sempat juga melirik Tumpeng Getuk buatan Ike dkk. Jagung rebus, ketan hitam kukus, getuk singkong ditaburi parutan kelapa, semuanya “menggugah selera” masa lalu saya.

HMFF kemarin memang sangat rugi kalau tidak dihadiri. Inilah kesempatan melakukan petualangan kuliner. Makanan yang saya sebut cuma sebagian kecil dari sekian banyak masakan yang hadir. Tentu saja, makanan lainnya bukan tidak menarik atau kurang enak. Cuma masalah selera saja.

Sambal Goreng Teri Tempoyak? Itu bikinan saya, sebagai salah satu upaya “meyakinkan” member bahwa tempoyak memang enak, he..he…Saya ingatkan bagi yang sedang diet, ini juga masuk golongan masakan yang harus dihindari. Susah berhentinya kalau makan nasi hangat dicampur sambal goreng teri tempoyak. Believe me.

Sambal Goreng Jengkol juga wuenak lho mas, kata Elly Pekanbaru. Baik, kapan-kapan saya buktikan. Apa bisa mengalahkan Sambal goreng Teri Tempoyak (duren Monthong) saya, he..he…

Rugi rasanya kalau gak hadir di HMFF. (Maaf ya, buat yang tinggal di luar Indonesia, he..he…. Bukan maksud saya mengiming-imingi untuk pulang lho ya).

See u in the next HMFF. See more exotic foods. (WAM)

This entry was posted in Photos & Stories. Bookmark the permalink.