Rendang, Gak Hanya Daging

Text by Kemala Yapaz (kemalaz at yahoo.com)
Photo by Dewi Anwar

Dear NCCers!

Saya ingin berbagi info tentang rendang Semoga bermanfaat atau sekedar memperluas khasanah teman-teman mengenai ” perendangan”.

Kalau kita mendengar kata rendang , pasti yang terbayang adalah rendang daging yang bewarna kecoklatan yang biasa disebut rendang Padang. Sebenarnya kalau di Padang (baca Sumatera Barat/Ranah Minang) rendang sangat banyak jenisnya bukan hanya daging seperti yang kita kenal di Jakarta ini. Dan umumnya rendang itu bewarna kehitaman dengan “dedak” yang garing berminyak tapi tidak pahit.

Jenis rendang antara lain:

  1. Rendang daging
    Biasa tidak berdiri sendiri tapi sering dicampur dengan kacang merah, kentang kecil-kecil bahkan singkong. Kacang merahnya bisa sampai garing dan kriuk Begitu pula singkong. Kentang biasanya dimasak bersama kulitnya dan dibelah dua.
  2. Rendang paru
    Biasa dimasak sendiri
  3. Rendang nangka
    Biasa dicampur dengan teri kering kecil. Yang dipakai adalah nangka yang sangat muda. Dimasak sampai bewarna coklat tua dan kering dan aroma terinya… hmmmm…
  4. Rendang belut
    Ada 2 jenis yaitu rendang belut luluh (hancur) yang memakai belut segar dan rendang belut kering yang memakai belut yang sudah dikeringkan. Rendang belut ini biasanya dicampur dengan daun kayu seperti daun alpukat daun belimbing wuluh dan baru dan lain-lain. Daunnya sampai kering dan menggulung , garing dan kriuuk.
  5. Rendang Ikan
    Biasa dipakai ikan mas yang bertelur. Ikan mas nya dimasak sebentar dalam calon rendang yang masih berbentuk gulai . Kemudian disisihkan. Rendangnya terus dimasak sampai kering dan keluar minyak , lalu minyaknya dipakai untuk menggoreng ikan tadi sampai garing kemudian digabungkan kembali ke rendangnya.
  6. Rendang jengkol
    Biasanya dicampur dengan ati. Jengkolnya dipotong2 (bukan dibelah) atau 4. Setelah jadi dan bewarna kehitaman agak susah membedakan antara ati dan jengkolnya . Biasanya yang ludes terlebih dulu adalah jengkolnya, hehehe..
  7. Rendang Ati
    Ati sendiri juga biasa dibikin rendang
  8. Rendang teri
    Disamping dicampur nangka , bisa juga teri dicampur singkong yang dipotong dadu atau segitiga kecil kecil yang dimasak sampai singkong kering, garing dan kriuk . Hati-hati kadang- kadang kriuknya bisa membuat gigi sompel.

Eh… cukup sekian dulu ya… Mungkin uni Dewi bisa menambahkan…..

Salam rendang
kemala

Tambahan dari Dewi:

9. Rendang Ayam
Daging ayam kampong yang tidak mudah empuk, sangat cocok untuk dibuat rendang yang butuh waktu pemsakannya yang cukup lama. Biasanya ayam dimasak utuh (tidak dipotong2) dan dipilih ayam kampong jantan yg besar2… hmmm… jadi pingin… [Dewi]

This entry was posted in Articles. Bookmark the permalink.