Daging: rebus dulu, atau potong dulu?

By Lia

Untuk masakan yang gak perlu potongan daging nan rapi, seperti soto, rawon, sop kikil, daging2 ituh dipotong2 dulu trus dimasukin ke bumbu tumis, ikut ditumis sampe brubah warna baru ceburin ke air mendidih.

Untuk masakan yang perlu potongan rapi seperti lapis daging, bistik lidah, wajib direbus dulu setengah empuk baru dipotong2 & lanjutin masak ngikuti resep.

Cara mana yang lebih bisa menyerap bumbu, keduanya sama2 bisa. Daging sapi lebih mudah beradaptasi dengan bumbu dibandingkan ayam & ikan.

Cumaaaannn… Entah ini cuman berlaku di lidahku ajah to bener begitu, menurutku daging rebus yang kemudian dibumbuin, walopun bumbunya meresap, tetep seperti ada sesuatu yang hilang, kayak sedepnya berkurang gituh. Ini bagiku loh ya… gak bisa digeneralisasi karena lidah orang beda2😀

Tips ajah:

  • Untuk masakan seperti soto2an & rawon, masak semalam sebelumnya. Dijamin bumbu meresap sempurna dan kuahnya syedaaappp…
  • Untuk mempersingkat waktu, rawon & soto bisa dibikin precooked. Potongan daging ditumis bumbu sampe daging jadi kaku. Masukin wadah plastik, simpan di friser. Pada hari-H tinggal didihkan air, masukin potongan daging berbumbu yang udah di-thawing, masak sampe empuk. Walo gak dimasak semalam sebelumnya, bumbu udah meresap duluan ke daging selama penyimpanan di friser.
  • Alternatif lain, setelah ditumis ama bumbu, pindah ke wadah tahan panas, lalu kukus setengah jam (aku biasanya skalian ngukus pas masak nasi), trus simpen di friser. Daging jadi setengah empuk dalam kondisi berbumbu. Di hari-H tinggal ngrebus pake air mendidih tanpa nunggu terlalu lama untuk empuk.

Cara2 tersebut sering kulakukan, cukup efektif untuk mensiasati waktu sempit tapi pengen makan enak😀
(Lia)

This entry was posted in Techniques, Tips & Tricks. Bookmark the permalink.