Petis-petis Nan Sedep… Khas Nusantara

by Ophoeng
(ophoeng at yahoo dot com)

NCC Proud Members semuah,

Hai, apakabarnya nih pada?

Minggu kemaren, kayaknya saya denger gunjingan ttg petis sapi.
Kalau masih boleh nimbrung, ini saya nambahi ceritanya dikiit.

PETIS SAPI

Boyolali, sudah lama dikenal sebagai penghasil susu sapi, dan
produk-produk yang berhubungan dengan sapi, antara lain abon
dan dendeng.

Nah, petis sapi ini adalah ‘by product’ dari proses pembuatan dendeng dan abon sapi di Boyolali sono.Daging sapi yang bagus tentulah dibuat dendeng,karena akan kelihatan kalau dibuatnya dari daging yang jelek, penuh lemak dan urat (?). Barulah abon dibuat dari daging yang tidak sebagus untuk dendeng, pan ntar
juga disuwir-suwir menjadi ‘floss’ atawa abon itu. Tetelannya daging dan kulit(?) yang tidak bisa dibuat abon ini, daripada dibuang sayang, maka timbullah ide kreatip dibikin……petis!

Makanya, yang jual petis sapi ini ya di seputaran Boyolali itu. Antara lain Ampel. Merek yang masih ada di pasar adalah ‘Elang’. Elang ini sejenis burung rajawali juga, makanya ada yang suka tersaru menunjuknya ke ‘rajawali’. Teman saya pernah ngubek se- antero kota Ampel, mencari petis cap Rajawali, karena dipeseni oleh saya untuk ngoleh-ngolehi petis sapi ini. Lha,terang saja kagak ada, abis adanya cap Elang. Saya tahunya cap Rajawali ya dari milis tetangga yang bilang cap Rajawali.

Bentuk petis sapi ini, hampir sama dengan petis udang, kentel, pekat, cenderung liat seperti dodol gitulah. Warna coklat tuacenderung hitam-hitam manis.Rasanya sih ya hampir saja,dominan manis. Amisnya tentu beda dari petis udang.

Kalau anda mau nyoba, bisa pesen di Warung Makan “Elang Sari”, (cabang Salatiga), Jl. Sunggingan Tel.0276 321402, Boyolali, or Pak Giriharto, telepon 0276 331171, Ampel. Ampel-Boyolali cuma berjarak sepelemparan batu sajah,jeh! Warung makan itu letaknya deket terminal bis antar kota, kalau tak salah.

Harganya, untuk kemasan 250 gram Rp 2.250 per bongkah. Kalau dah kadung sampe sono, sekalian ajah beli dendengnya (17.000/250 gr.) juga abonnya (16.500/250 gr.) Patut dicoba, sebagai oleh-oleh buat temen-temen di NCC. Pan bosen kalau dari Solo terus, jeh! Hehehe……. Tapi, kalau mau dari Solo juga, ada nih alternatip untuk belanja abon sapi, dengan rasa dan rupa mirip yang ngetop, boleh coba dibandingkan: Bp. Mesran Mistopawiro, tel.0271 647033 atau HP 0812 2976526, tokonya ada di kawasan Kali Larangan. Bisa
pesen dari jakarta juga,dikirim per paket. Terakhir abonya yang pedes 16.000 dan manis 15.500 Isinya? Kayaknya sih 250 gram juga.

PETIS-PETIS LAIN

Selain petis udang dan petis sampi (sapi), ada juga petis kupang! Yang ini khas Surabayan. Petis kupang ini, sesuai dengan namanya, ya pastilah terbuat dari kupang, sejenis kerang-kerangan yang lembut sangat. Biasa dipake sebagai campuran untuk makan kupang lontong. Saya ndak begitu yakin,apakah rujak cingur
dan tahu tek, yang juga pake petis banyak itu, makenya petis apa ya petis kupang juga atau petis udang. Mestinya temen-temen kita yang dari Surabaya, lebih tahu dan mungkin mau berbagi ceritanya?

Kayaknya wong Surabaya menggemari petis sangat. Bagaimana tidak?Lha, rujak cingur pake petis,tahu campur pake petis, tahu tek ya pake petis juga, kupang lontong.. dicampuri petis, bahkan (sorry)
swikee atau kodok masak tauco kuah,ya didampingi petis di sendok!
Ada resep telur rebus dipenyet, kalau tak salah juga pake petis.

Ada lagi petis Pontianak. Biasanya dijual dalam pot besar, kayak pot untuk sabun krim B-29 jaman dulu (apa masih ada ya?), lebih berat dari pot-pot petis keluaran Ny. Siok. Warnanya hitam pekat.
Kalau tak salah buatan satu daerah di luar kota Pontianak. Untuk bumbu pecel (kacang + petis) khas Pontianak yang pake paku itu, rasanya…… sedep banget, dah!

PETIS CUMA KHAS INDONESIA?

Kayaknya sih begitu. Walau kawasan Asia mengenal terasi, dengan nama berbeda-beda, antara lain ‘belacan’. Kayaknya mereka tidak mengenal ‘petis’. Lha, dari penamaan saja, terasi yang tidak ber- bentuk pasta, mereka sebut dalam bahasa Inggrisnya ‘shrimp paste’.
Kalau ada petis yang notabene bentuknya pasta tulen, lalu mereka akan menamainya apa? Tapi, ini sih baru dugaan sajah. Barangkali anda tahu dan pernah nemu ‘petis’ di negara lain,marilah berbagi sedikit dengan kita semua, yah…walau sekedar ceritanya doang!
Setujukah?

Kiranya bertambah manfaat petis ini.

Salam petis sedep,
Ophoeng

This entry was posted in Ingredients. Bookmark the permalink.