Peta Tour de Pasar Ikan

By: Ine Damayanti, Dewi Anwar, Ena Lubis


Click on image for bigger view

Yang bisa di telusuri dalam perjalanan tour Glodok dan pasar ikan:

  1. Pasar Glodok ex City Hotel
    Bagian Basement bangunan ini, digunakan untuk pasar tradisional yang becek dan kering. Pasar becek seperti pasar pada umumnya untuk menjual sayur, ikan dan daging. Pasar kering menjual aneka bahan makanan untuk masakan chinese seperti aneka jamur kering, bumbu masakan chinese, aneka mie, soun dan misoa, perut ikan kering (hipio), sarang burung walet, camilan dan permen import curah. Dulunya, para pedagang ini berdagang di sepanjang gang petak sembilan, yang sekarang telah ditertibkan.
  2. Gang Petak Sembilan
    Dulu, pedagang memenuhi jalanan di gang ini, tetapi sebagian sudah ditempatkan di basement ex City Hotel. Tetapi sepanjang gang masih banyak toko toko permanen yang menjual aneka bahan makanan chinese, Bahan pelengkap jahitan (renda, kancing, benang), Peralatan rumah tangga, Kain sprei dan gorden dll.
    Di sekitar gang petak sembilan juga banyak penjaja cincau hijau yang enak. Ada juga penjual tape singkong yang kualitasnya bagus sekali. Nah, tape singkong ini kalo dibikin cake, jadinya cakep dan rasanya enak bener. Selain ditempat ini, tape ini bisa ditemui di deket pasar baru, deket pasar becek seberang metro ituuu. Sebagian pedagangnya sekarang berjualan di Gang X (poin 4) semenjak petak sembilan ini ditertibkan.
    Kalo menelusuri jalan petak sembilan agak ke belakang, disisi kanan jalan ada jalan tembus menuju Gang X. Gangnya sempit dan banyak orang berdagang. Kebanyakan yg dijual adalah katak (swikee).
  3. Tian Liong
    Kalau menyusuri di trotoar selatan, billboard toko Tian Liong tidak terlihat, tetapi bisa dikenali dari etalasenya yang beda di banding toko-toko sebelahnya. Di etalase di pajang panci tekan besar, mixer besar dan aneka peralatan lainnya. Di sini bisa cari aneka jenis pisau Victorinox, peralatan masak untuk rumah tangga sampai catering, hotel dan restoran. Aneka peralatan makan yang cantik, peralatan minum tea, dimsum sampai serbet2 dan baju chef.
    Kalo gak salah, Toko Tian Liong ini juga menyediakan penyewaan barongsay lho…
  4. Gang X
    Entah apa nama gang ini, maka kita sebut gang X saja, persis di sebelah Tian Liong, di sini mayoritas penjual masakan, rumah makan dan kue2 basah. Masakan, mayoritas non halal, tapi ada juga penjual soto tangkar yang lumayan ramai.
  5. Gloria
    Persis berseberangan jalan dengan toko Tian Liong, ini komplek pertokoan Gloria, karena dulu ada supermarket besar Gloria yang ngetop di sini. Toko2 di Gloria, menjual bahan makanan Chinese lokal dan import, banyak yang jual sarang burung dan sirip ikan hiu (hie siet) dll. Di lantai atas mayoritas toko obat-obatan china.
    Toko di paling depan dari pertokoan Gloria, di sebelah timur yaitu Jap Heng Lay, yang tersohor dengan barang2 import dan ham dan sosis dari Bali. Di sebelah baratnya, toko peralatan rumah tangga yang tampak kusam, menjual aneka mangkuk sapo dan berbagai macam cucing porselein. Di tengah antara Jap Heng Lay dan toko peralatan ini, ada yang jual Moaci bikin langsung di depan pembeli. Moaci ini berbeda dari moaci sukabumi, karena ini lebih mantap ukuran dan isi kacangnya banyak.
    Masuk lebih dalam lagi, dan paling ujung, ada toko Ria Jaya. Ini toko bekas supermarket Gloria, sekarang hanya jual stationari dan peralatan rumah tangga. Kesannya kuno dan tidak semarak, tapi kalau jeli, mungkin akan dapat peralatan unik. Ada beberapa toko yang menjual aneka permen impor dan snack curah, penjual snack curah tersebar di sekitar Glodok, dari basement city hotel, sepanjang pancoran, sampai di gedung gloria. Semua pedagang ini pasang harga seragam, dan nggak bisa di tawar. Tapi memang harganya reasonable kog. Bayangin aja, aneka kacang mede siap makan, hanya 50 ribu sekilo. Ada mede oven, mede tepung, mede madu, aneka kacang (kacang bali, kacang telur, dll) rata2 20 ribuan, aneka emping rata2 20 ribuan. Kita boleh mencicip dulu sebelum membeli. Aneka permen, dari permen kelinci yang sudah ada sejak jadoel, permen obat batuk yang pedes segar, permen obat turun panas (hehehe…gak tahu efektifitasnya) sampai permen yang di kemas unik dengan kemasan warna emas bentuk nanas, kacang, ikan, uang china dll.
  6. Gang Gloria
    Gang yang persis di sebelah gedung Gloria, banyak penjual makanan, dari yang non halal seperti Bek Tim (aneka jerohan dan daging babi di masak kuah), nasi campur, mie, chinese food. Ada juga cakwe, nasi kare medan, soto betawi, rujak Juhi yang marem. Pi Oh, yaitu bulus yang di masak kuah taoco, konon katanya ini berkhasiat menyembuhkan suatu penyakit. Di gang ini ada Toko Kawi yang ngetop dengan Ham Bali dan Sosis Balinya.
  7. Pasar Pagi Asemka
    Dari jalan raya di depan toko Tian Liong, telusuri jalan ke belakang (bukan kembali ke jalan raya glodok), nanti akan ketemu pertigaan yg ramai. Di sisi kanan ada gedung bertingkat bekas terbakar dan tidak terawat. Inilah yang disebut pasar pagi Asemka. Pasar grosiran ini menjual segala macam kebutuhan dalam jumlah besar. aneka hiasan dan pernak pernik wanita, seperti jepitan, bros, peniti, gelang, kalung, bermacam model, ada yg dari batu imitasi maupun batu alam, dan dari besi bakar yang dijual dengan harga sangat murah. Tempat makan dan minum anak, tas sekolah, frame foto, alat tulis dengan bentuk yang cantik dan lucu dijual dng harga yg tak terduga. Demikian juga dengan mainan anak, boneka dan pernak-pernik utk ulang tahun anak, semuanya lengkap tersedia disini dng aneka pilihan bentuk dan warna.
    Kalau butuh kemasan cantik, souvenir dan keperluan lainnya bisa dicari disini. Tapi jgn coba2 beli dalam jumlah sedikit karena semua barang dijual dalam satuan lusinan. Jadi kalo beli cuma 1 atau 2 buah, pasti deh dicuekin🙂 Di sisi kiri jalan juga ramai toko2/ruko2 yang menjual barang2 impor dan lokal. Biasanya, para pedagang mengambil barang dagangan mereka dari pasar pagi asemka ini.
  8. Jl Pintu Besar selatan IV
    Disini banyak toko yang menjual aneka makanan, minuman, dan susu bubuk anak, sebagaimana yg dijual di supermarket2 besar, tapi tentu saja dengan harga yg jauh lebih murah. Juga banyak terdapat toko2 yg menjual alat makan seperti dinner set, tea set, soup tureen, dari bahan ceramic bergaya china kuno yg dijual dalam partai besar atau satuan. Gedung Parkir belakang Gloria, berada di jalan ini.
  9. Musium Bahari
    Musium ini sering dipakai shooting film hantu2an, juga shooting clipnya indonesian Idol 1. Koleksi musiumnya sendiri nggak terlalu menarik, karena tidak terawat. Tapi coba amati bangunannya, nikmati setiap sudutnya, duduk di salah satu sudut pelatarannya sambil nikmati hembusan angin sambil mengamati deretan pintu dan jendela, rasakan, ada banyak keindahan yang bakal kita dapat dari bangunan kuno yang kurang terawat ini.
  10. Toko Loyang Setia
    Tokonya kecil saja, persis di seberang musium bahari, paling Cuma 3X6 m, tapi toko ini mensuply loyang keluar kota sampai ke luar pulau yang aku tahu Bangka dan Makasar. Jenis loyang mirip2 dengan di pasar2 lain, tapi harganya pasti lebih murah di banding beli di pasar2 lain. Loyang martabak manis yang berat, tersedia berbagai ukuran. Juga wajan martabak telur dan wajan roti bakar berbagai ukuran.

PARKIR

Glodok cukup padat lalu lintas dan pengunjungnya, usahakan pagi sampai di sini, agar mudah mendapatkan tempat parkir. Toko-toko umumnya sudah buka jam 9.30, jam ideal bagi pengunjung sampai di sana.

Tempat parkir yang gampang di capai adalah Gedung ex City Hotel. Ada beberapa tempat parkir lain yang bisa di pakai saat mengadakan tour ini, yaitu gedung parkir Pasar Pagi Asemka, dan Gedung parkir belakang Gloria. Pasar pagi asemka sudah ada dalam peta, bisa di capai dari jalan asemka. Gedung parkir belakang Gloria agak rumit menjelaskannya, maka tidak direkomendasikan. Sebenarnya, di belakang gedung parkir Gloria ada toko bahan kue, penampilan tokonya kusam kuno, tapi sepertinya omzet besar juga karena toko ini sudah ada sejak lama. Entahlah…belum pernah berkunjung ke sini.

Parkir di depan musium Bahari, untung-untungan, jika tidak banyak turis, gampang mendapat tempat parkir di depan deretan kios2. kalau tidak, perlu jalan kaki agak jauh dari parkir ke kios dan musium. Tidak ada tempat parkir khusus, kecuali dipinggir jalan.

Jika Rombongan Tidak Membawa Mobil

Jika rombongan tidak membawa mobil, sebaiknya kumpul saja di lobby gedung ex City Hotel pada jam yang telah di tentukan. Banyak kendaraan umum yang menuju Kota, yang dapat di manfaatkan peserta tour.

Dari Bogor/Depok
Gunakan KRL tujuan kota, sampai di kota, naik mikrolet jurusan Senen (M12) atau Tanah Abang (M08) turun di bawah Jembatan Niaga Harco. Menyeberang ke gedung ex City Hotel.

Dari arah Timur/Selatan
Gunakan bus Kota ke arah Kota, turun di bawah jembatan Niaga Harco. Atau, kalau menggunakan busway, halte terdekat adalah Glodok, kira kira 100 meter dari jembatan Niaga Harco.

Dari Glodok ke Pasar Ikan, di bawah jembatan harco, naik Mikrolet M12 yang dari Senen ke Kota, turun depan BI (seberang stasiun Beos/kota). Oper Mikrolet M15 jurusan Kota – Priok. Perhatikan tulisan M15, dengan warna Merah, karena mikrolet ini melewati jalan lodan menuju Priok. Ada mikrolet lain nomor M15A, ditulis dengan warna hijau, arahnya juga Kota-Priok, tapi melewati mangga dua dan gunung sahari.

Naik mikrolet M15 di depan BI, akan melewati terminal mikrolet dekat Jembatan kota Intan yang tersohor, letaknya di seberang hotel Omni Batavia. Minta turun di pertigaan jalan tongkol, dari jembatan tersebut, arahkan pandangan di pinggiran kanal, akan tampak bangunan kuno memanjang dengan banyak jendela, dan tampak menara kuno, itulah pintu masuk jalan pasar ikan. Jarak antara pertigaan jalan tongkol ke Menara tsb kira kira 50 meter. Masuk sampai ke pintu musium atau kios toko Setia, kira kira 50 meter. Atau, kalau perlu, carter saja mikrolet M15 ini, sekitar 50-70 ribu untuk menunggu dan membawa kembali rombongan ke Beos/kota. Ketimbang pak supir cari penumpang melewati macet menuju priok PP selama 2-3 jam, belum tentu dapat segitu.

Teman-teman,
Kesuksesan tour, tergantung sikap para peserta tour, jika semua bisa menikmati segala yang dilihat, baik itu yang bagus, konyol, lucu bahkan menyebalkan, semua bisa dinikmati bersama sama, niscaya ini akan jadi tour yang mempererat hubungan pertemanan, saling mengisi, saling memperhatikan, saling memahami satu sama lain. SEMOGA! Semoga semangat masak dan makan, ketulusan dan kejujuran senantiasa dijunjung para NCCers. Jangan lupa, tularkan keceriaan tour dan manfaat yang diperoleh dalam tour ini pada teman2 milis yang lain, supaya hal2 baru yang tidak dilihat oleh group sebelumnya, dapat ditambahkan oleh group berikutnya. Tulisan ini boleh di edit atau di tambahkan, supaya semakin lengkap dan jelas. [IDW – DA – EL]

This entry was posted in Articles. Bookmark the permalink.