Daur Ulang Makanan Sisa

Ide-ide mendaur ulang makanan sisa dari Mbak Ine dan Lia

Lia:

  • Sisa kalio/rendang dan kari/gulai (sapi, kambing, ayam) bersama kuahnya bisa direcycle jadi variasi nasi kebuli. Beras yang udah dicuci diaron dengan kuah jangkep cabikan dagingnya, tambah santan & garam serta bumbu2 lain secukupnya.
    Kalo tanpa kuah bisa diolah jadi isian pastel, samosa, lemper, martabak telur (pake kulit lumpia), isian roti/sandwich.
  • Aku punya resep recycle gulai kambing yang sedap banged sampe2 suamiku lebih milih gaya recycle ini daripada gulainya sendiri🙂 Ada di blog aku (kalo gak salah postingan january ato february). Kapan2 deh aku posting (sebelom lebaran pastinya).
  • Sisa bistik dan semur bisa jadi isi pastel, lumpia ato campuran schotel.
    Bisa juga disuwir2 ditumis pake BP+BM+mrica dan jadi taburan mi rebus, ato ditumis ama buncis, isian roti juga oke.
  • Sisa ayam panggang/sate/goreng (tradisional) bisa dibumbuin krengseng, tumisan dengan kecap, buat isi lemper, disuwir2 dibumbuin ayam pedas ato campuran nasgor/migor.
  • Sambel goreng ati, di rumah gak pernah sisa jadi gak perna di-recycle😀
  • Takaran…, namanya juga bahan sisa2 jadi takarannya juga suka2 ajah😀

Mbak Ine:

Nyambung ide2 nya Lia mendaur ulang makanan sisa🙂
ini nggak hanya masakan khas lebaran ya, tapi juga masakan sehari2.

  • Kalau mau gampang sih, panggil aja orang yang memang membutuhkan yang ada di sekitar kita, kita kasi ke mereka, toh ini bukan makanan sisa dari piring kita, dan bukan makanan basi.
  • Sambal goreng ati, bisa di jadikan isi arem2 atau campuran nasi goreng jawa.
  • Opor ayam, tiriskan ayamnya, di goreng shg jadi ayam goreng gurih. Kuah opornya bisa dibekukan, ntar masak sambal goreng/sayur nangka/kare sayuran dll campurkan kuah opor beku ini.
  • Soto ayam, ayamnya di goreng kering, di suwir2 untuk topping bubur ayam. Kuahnya di bumbui dan di tambah santan, untuk pelengkap bubur. atau…kalau tanpa santan jadi Bubur Soto.
  • Semur daging/semur baso, tiriskan dan hancurkan dagingnya, untuk kroket/bitterballen/isinya roti daging/donat isi daging.
  • Daging ikan, hancurkan, tambahkan cabe dan kemangi, untuk isi panada. Atau, di dadar dengan telur dan bawang bombay, jadi phu yong hay ikan. Bisa juga di campurkan botok atau campur kentang halus jadi perkedel ikan.
  • Bakmoy atau brongkos atau sambal goreng labu, di jadikan lauk pada bubur bakmoy atau bubur brongkos atau bubur lemu (bubur beras dan santan bumbu daun salam, di siram sambal goreng yagn di tambahi krecek dan kacang tolo)
  • Sop buntut, buntutnya bisa di tiriskan dan dibumbui maggi sauce lalu di goreng. Sayurnya??? wah…gimana ya?? gak janji deh😦
  • Masakan udang/cumi, bisa untuk tambahan isi nasi goreng/mie goreng. kalau di potong kecil2 bisa dijadikan campuran bakwan sayuran.
  • Pinggiran cake atau sisa cake, potong2 dadu, buat puding busa. Sesuaikan rasa puding busa dengan potongan cakenya. Misalkan potongan cake coklat, bisa puding busa putih atau moca. Misalkan potongan cake vanila, bisa puding busa orange atau strawberry.
    Tuang selapis puding busa, taburkan potongan cake, tuang selapis lagi, taburi potongan cake dst. Sehingga saat puding di potong, akan kelihatan potongan cake tersebar di sana sini, jadilah puding busa yang istimewa dengan gurihnya pinggiran cake. siram dengan vla vanila.
  • Sayuran sisa…nah…gak tahu deh, gimana daur ulangnya😦

salam,
ine

This entry was posted in Tips & Tricks. Bookmark the permalink.