Manajemen Bahan Kue

By: Mbak Ine

Bahan baku kue, kalau di stock di rumah, banyak perniknya. Bayangin aja, untuk tepung terigu, paling tidak ada berbagai macam untuk berbagai kegunaan, belum tepung-tepung yang lainnya. Gula juga beberapa macam barang, aneka pewarna, dan berbagai pernik lainnya.

Sementara space yang dimiliki terbatas, gak mau rumah berantakan, tapi bisa punya segala macam bahan dan barang, dan mudah juga cepat mendapatkannya. Jangan sampai membongkar-bongkar barang di dapur atau di gudang saat membutuhkan sesuatu.

Pengaturan barang/bahan di rumah, dikelompokkan berdasar jenisnya, pewarna di satukan dengan pewarna, perasa/essense di satukan dengan essense, aneka bentuk paper cup, cetakan cup dll

Margarine, kalau beli dengan kemasan kaleng, jatuhnya mahal, maka bisa beli dengan kemasan bulky, tapi mesti di ganti wadah, untuk menjaga kemungkinan di satroni semut dan udara terbuka.

Dengan pengaturan wadah yang cermat, maka stok bahan baku akan rapi, dan gampang saat menggunakannya.

Bahan kue berjumlah banyak

Essense, yang biasanya dalam kemasan botol kecil, tetap rapi dan tidak tumpah disatukan dalam wadah, tentu dengan dilabeli tambahan pada tutupnya. Ini bukan mau menyingkat untuk menghilangkan identitas barang, tapi untuk praktis, saat butuh barang, sekali angkat pasti dapat barang yang tepat, tanpa harus melihat label di badan botolnya. Singkatan harus komunikatif dan bisa kita mengerti sendiri. Misalnya:
RB -> Rhum Bakar,
BF -> Black Forest dsb,
PF-> Pandan Flavour, dst.

Bahan kue berjumlah sedikit

This entry was posted in Tips & Tricks. Bookmark the permalink.